Spread the love

Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan Pembaretan bagi calon anggota pengurus jajaran satkorcab yang dilaksanakan pada hari Sabtu – Minggu tanggal 17 – 18 Mei 2025 di Pulau Biawak Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan dan kesetiaan anggota terhadap intruksi satu barisan, satu jiwa dan satu korsa untuk mewujudkan Banser indramayu Bebarengan.
Dalam kegiatan ini, ketua PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad langsung melepas peserta pembaretan juga dihadiri oleh Kapolres Indramayu yang diwaklili Wakapolres Indramayu Ibu Kompol Meilawaty, S.H., S.I.K., M.M., Kasat Polair AKP. Asep Suryana, SE. Serta jajaran Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Indramayu. Dalam sambutannya, KH. Juhadi Muhammad menyampaikan doa dan memberikan semangat kepada peserta kegiatan. “semoga semangat juang, loyalitas, dan dedikasi dalam mengikuti kegiatan ini menjadi bekal dalam mengabdi kepada agama, bangsa dan tanah air.” Ujar KH. Juhadi Muhammad.


Sementara, ketua PC GP Ansor Kabupaten Indramayu Sahabat Gus Ulin Niam menyampaikan rasa bangga pada jajaran Satkorcab Banser Indramayu. Karena bisa mencetak dan menorehkan sejarah dalam kegiatan pembaretan ini. “Banser Indramayu adalah benteng utama penjaga ulama maka bagi banser, tidak ada kata lain selain kata SIAP. Mudah-mudahan kita semua tulus dalam berbanser agar kita di akui sebagai santri nya mbah Hasyim.” Tutur Gus Ulin Niam.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Wakasatkornas H. Herry Budhi dan Kasatkorwil Jawa Barat H. Yudi Nurcahyadi beserta jajaran satkorwil lainnya. “kegiatan ini merupakan kegiatan yang sakral dan baru pertama kali dilakukan oleh Banser Indramayu bahkan Banser di jawa barat dengan mengambil tempat di luar pulau yang menempuh perjalanan 4 jam lebih dari dermaga Karangsong menuju Pulau Biawak.” Pungkas H. Yudi Kasarkorwil Banser Jawa Barat.


Pulau Biawak dipilih oleh ketua PC GP Ansor Indramayu sebagai tempat pembaretan karena dengan beberapa alasan, selain memiliki mercusuar dan satwa biawak, Pulau Biawak juga memiliki keindahan bawah laut yang mempesona. Air laut yang jernih di sekitar pulau memungkinkan untuk menikmati keindahan terumbu karang yang masih alami dan aneka ikan hias yang berenang di sekitarnya. Selain wisata alam, Pulau Biawak juga menawarkan wisata sejarah dan ziarah. Di pulau ini terdapat makam Syekh Imam, seorang tokoh penyebar agama islam di wilayah Indramayu. Selain itu, terdapat pula makam ZM Willem III, seirang bangsa belanda yang pertama kali datang ke Pulau Biawak dan membangun mercusuar setinggi 65 meter disana. Pulau Biawak ini belum terekspos oleh banyak masyarakat, mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa menjadi salah satu alat promosi dan dapat mendorong dinas pariwisata Kabupaten Indramayu untuk lebih serius dalam mengelola potensi daerah yang sangat luar biasa ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *