Spread the love

INDRAMAYU – Kaderisasi menjadi salah satu barometer sebuah organisasi untuk tetap berjalan dan eksis. Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) merupakan tingkat kaderisasi awal dan gerbong utama untuk masuk ke dalam organisasi Gerakan Pemuda Ansor.

Hal itu tampak dalam pelaksanaan PKD ke-4 GP Ansor Kabupaten Indramayu Zona 2 yang digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Amanillah, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini mengusung tema “Pemuda NU Digdaya, Maju dan Unggul”.

Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari internal Indramayu, tetapi juga dari luar Indramayu.

Ezi Munfarid selaku wakil ketua organisasi menegaskan pentingnya kaderisasi bagi keberlangsungan organisasi.

“Kaderisasi menjadi jantungnya organisasi, sebab jalan atau tidaknya suatu organisasi itu terletak pada pengkaderan yang masif. Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor merupakan pintu gerbang utama dalam melahirkan kader muda NU melalui Gerakan Pemuda Ansor, hingga membentuk karakter dan punya jiwa militansi serta loyal dalam organisasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tiga fungsi utama yang harus ditanamkan kepada kader GP Ansor:

  • Harus siap menjadi benteng utama Islam Ahlussunnah wal Jamaah*
  • Harus siap menjadi benteng para kiai dan ulama NU*
  • Harus siap menjadi benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)*

“Ini inti penting yang harus ditanamkan pada kader-kader muda Gerakan Pemuda Ansor,” tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Amanillah, KH Saeful Bahri Rafsanjani, menyampaikan rasa bahagia karena pesantrennya dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan PKD tersebut.

“Saya sangat bahagia Pesantren Amanillah menjadi tuan rumah kegiatan PKD ini. Semoga Pesantren Amanillah mendapatkan keberkahan dari para muassis Nahdlatul Ulama. Semoga para peserta, para instruktur, dan kader-kader Ansor yang hadir bisa menikmati apa yang kita sediakan ini,” tutur KH Saeful Bahri Rafsanjani.

Rangkaian kegiatan kaderisasi ini ditutup dengan pembaiatan para kader yang mengikuti PKD. Sebelum pembaiatan, seluruh peserta juga diajak berziarah ke makam sesepuh desa tersebut sebagai bentuk rasa terima kasih dan permohonan izin atas terlaksananya kegiatan PKD.

Dengan semangat Pemuda NU Digdaya, Maju dan Unggul, GP Ansor Indramayu berharap lahir kader-kader baru yang militan, berkarakter, dan siap mengawal Aswaja, para ulama, serta NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *