Spread the love

Anjatan — Menutup rangkaian kegiatan akhir tahun 2025, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Lazis) MWC NU Anjatan menggelar Workshop Manajemen Qurban pada Minggu, 27 Desember 2025. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kapasitas pengelola qurban agar lebih profesional, transparan, dan sesuai tuntunan syariat.

Workshop ini menghadirkan sejumlah materi komprehensif, di antaranya konsep dan fiqih qurban, manajemen dan strategi penggalangan dana qurban, tata kelola distribusi dan pelaporan qurban, aspek kesehatan hewan qurban dan higienitas, serta studi kasus implementasi manajemen qurban di lapangan.

Sejumlah tokoh dan praktisi dihadirkan sebagai pemateri. Di antaranya KH. Hanan Jauhari, S.Q., selaku Rois Syuriah MWCNU Anjatan yang menyampaikan Materi manajemen dan penggalangan dana qurban. Materi study kasus implementasi manajemen qurban disampaikan oleh Ketua Lazisnu Cabang Indramayu, Sutarno, S.Pd.I. Sementara itu, konsep dan fiqih qurban dibahas oleh Ust. Anwarudin selaku Ketua LBM MWCNU Anjatan.

Adapun materi tata kelola distribusi, pelaporan qurban, serta studi kasus implementasi manajemen qurban dipaparkan oleh Toni Sahara selaku Ketua Lazisnu Anjatan. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, terlebih dengan adanya sesi diskusi dan pemaparan praktik baik yang dapat diterapkan langsung di tingkat ranting dan lembaga.

Melalui workshop ini, Lazis MWC NU Anjatan berharap pengelolaan qurban ke depan semakin tertib administrasi, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Lazis NU Anjatan dalam menutup tahun 2025 dengan program edukatif dan berorientasi pada penguatan tata kelola umat.

By Daman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *