Indramayu, 20 September 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Musholla Toyyibatut Toyyibah, Dusun Bedeng RT. 015 RW. 004, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, pada Minggu, 20 September 2026. Ribuan jamaah dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Penceramah dan Rangkaian Acara
Acara yang berlangsung sejak siang hingga malam ini menghadirkan penceramah kondang, Ustadzah Ufti Adenda Aulia, yang menyampaikan tausiyah penuh hikmah di hadapan para jamaah. Kehadiran Ustadzah Ufti menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, mengingat gaya dakwahnya yang komunikatif dan mampu menyentuh hati para pendengarnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari panitia pelaksana, serta pembacaan sholawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Puncak acara berupa tausiyah agama yang mengajak jamaah untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Siaran Langsung Menjangkau Ribuan Penonton

Salah satu keunikan pengajian akbar kali ini adalah disiarkan secara langsung (live streaming) melalui kanal YouTube AR ROSYID TV, memungkinkan masyarakat yang tidak dapat hadir secara fisik untuk tetap mengikuti jalannya pengajian dari mana saja.
Siaran langsung ini menjadi bukti bahwa syiar Islam di era digital semakin mudah diakses oleh masyarakat luas. AR ROSYID TV sendiri dikenal aktif menayangkan berbagai konten keagamaan, termasuk siaran peringatan Maulid Nabi dari Masjid Baitul Mahfudz, Dusun Lungmalang, serta murottal Al-Quran melodi dari berbagai surah pilihan.
Momentum Memperkuat Ukhuwah Islamiyah
Kegiatan keagamaan semacam ini menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Indramayu dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sejalan dengan semangat yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam peringatan Maulid Nabi 1448 H, pengajian akbar ini menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani akhlak, kepemimpinan, kesabaran, kasih sayang, dan perjuangan Rasulullah SAW.

Sebagaimana disampaikan dalam berbagai peringatan Maulid di Indramayu, nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat—jujur dalam menjalankan amanah, adil dalam mengambil keputusan, santun dalam berkomunikasi, dan peduli terhadap sesama. Pengajian akbar di Anjatan ini menjadi salah satu wujud nyata penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Penutup
Dengan berlangsungnya pengajian akbar ini, diharapkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW semakin tumbuh, silaturahmi antarwarga semakin erat, dan nilai-nilai keislaman semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para jamaah menjadi cermin bahwa Indramayu terus bergerak menuju masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
